Kursus Bahasa
Arab Di Pare
2. Karakternya Digunakan untuk Menulis Banyak Bahasa
Alfabet Arab adalah yang kedua paling banyak digunakan,
setelah bahasa Latin. Ini menyebar bersama Islam, dan digunakan dalam menulis
berbagai bahasa di seluruh dunia. Facebook Page Al-Azhar
Persia (diucapkan di Iran dan
Afghanistan), Melayu (digunakan di Brunei), Urdu dan Punjabi (diucapkan di
Pakistan) hanyalah beberapa contoh bahasa Asia yang menggunakan huruf Arab
untuk ditulis. Kursus
Bahasa Arab Al-Azhar
Tapi ada lebih dari 30 bahasa
yang menulis dengan karakter ini. Bahkan bahasa Tionghoa pun memiliki gaya
penulisan yang terinspirasi dari kaligrafi Arab, jarang digunakan saat ini,
namun tidak seluruhnya hilang. Kursus Bahasa Arab
Al-Azhar
Pada tahun-tahun pertama abad
ke-20, alfabet yang berpengaruh ini juga digunakan di Eropa, oleh orang Turki
dan Tatar yang tinggal di Belarus, Finlandia, Georgia, Lituania dan Rusia.
Bahasa Turki Utsmaniyah sekarang punah, sementara orang-orang Tatar beralih ke
alfabet Cyrillic sekitar tahun 1930. Kursus Bahasa Arab
Al-Azhar
Kursus Bahasa
Arab
3. Membaca Bahasa Arab Menantang Otak Kita Berbeda
Dengan tidak adanya vokal, otak
bekerja secara berbeda untuk mengenali kata-kata saat membaca. Ini karena
mengidentifikasi titik dan simbol yang membedakan antara satu huruf dan huruf
lainnya membutuhkan lebih banyak waktu - dan bagian otak yang berbeda! Kursus Bahasa Arab
Al-Azhar
Sebuah studi yang dilakukan di
Universitas Haifa, di Israel, telah menunjukkan bahwa saat membaca bahasa
Inggris atau bahasa Ibrani melibatkan kedua sisi otak kita, membaca bahasa Arab
terlalu rumit untuk sisi kanan. Ini meninggalkan semua pekerjaan ke sisi kiri
otak. Sebuah studi serupa oleh University of Leicester mengkonfirmasi teori
ini. Kursus Bahasa Arab
Al-Azhar
Singkatnya, diyakini bahwa
belahan otak kiri bertanggung jawab atas logika, matematika, berbicara dan
memproses apa yang kita dengar. Belahan kanan terutama memproses musik,
pengenalan wajah, kemampuan spasial dan apa yang kita lihat. Namun, kedua
belahan otak bekerja sama di hampir semua proses, termasuk saat belajar bahasa.
Kursus Bahasa Arab
Al-Azhar
Kursus Bahasa Arab
Al-Azhar Di Pare
Fakta bahwa membaca bahasa Arab
tidak melibatkan sisi kanan otak kita tidak berarti kita tidak bisa belajar
bahasa ini. Saat belajar bahasa asing, kita menggunakan belahan otak kiri untuk
aturan dan struktur, sementara hak biasanya bertanggung jawab untuk mengingat
kata-kata dan suara. Kursus
Bahasa Arab Al-Azhar
Namun, penelitian tersebut bisa
menjelaskan mengapa kebanyakan orang menganggap bahasa Arab begitu sulit dibaca
dan mengapa membacanya perlu lebih banyak waktu untuk diotomatiskan saat
belajar. Kursus Bahasa Arab
Al-Azhar
Komentar
Posting Komentar